Selasa, 11 Agustus 2020

IPA BIOTIK DAN ABIOTIK

 

Faktor Biotik

Faktor biotik adalah faktor hidup yang meliputi semua makhluk hidaup di bumi,baik tumbuhan,hewan maupun manusia. Dalam ekosistem,tumbuhan berperan sebagai produsen, hewan berperan sebagai konsumen, dan mikroorganisme berperan sebagai dekomposer. Faktor biotik juga meliputi tingkatan- tingkatan organisme yang meliputi:


a. Individu

Individu merupakan organisme tunggal seperti : seekor tikus, seekor kucing, sebatang pohon jambu, sebatang pohon kelapa, dan seorang manusia. Dalam mempertahankan hidup, seti jenis dihadapkan pada masalah-masalah hidup yang kritis. Misalnya, seekor hewan harus mendapatkan makanan, mempertahankan diri terhadap musuh alaminya, serta memelihara anaknya.


Untuk mengatasi masalah tersebut, organisme harus memiliki struktur khusus seperti : duri, sayap, kantung, atau tanduk. Hewan juga memperlihatkan tingkah laku tertentu, seperti membuat sarang atau melakukan migrasi yang jauh untuk mencari makanan. Struktur dan tingkah laku demikian disebut adaptasi.


Ada bermacam-macam adaptasi makhluk hidup terhadap lingkungannya, yaitu:


1. Adaptasi morfologi

Adaptasi morfologi merupakan penyesuaian bentuk tubuh untuk kelangsungan hidupnya. Contoh adaptasi morfologi, antara lain sebagai berikut:


  • Gigi-gigi khusus

Gigi hewan karnivora atau pemakan daging beradaptasi menjadi empat gigi taring besar dan runcing untuk menangkap mangsa, serta gigi geraham dengan ujung pemotong yang tajam untuk mencabik-cabik mangsanya.


  • Moncong

Trenggiling besar adalah hewan menyusui yang hidup di hutan rimba Amerika Tengah dan Selatan. Makanan trenggiling adalah semut, rayap, dan serangga lain yang merayap. Hewan ini mempunyai moncong panjang dengan ujung mulut kecil tak bergigi dengan lubang berbentuk celah kecil untuk mengisap semut dari sarangnya. Hewan ini mempunyai lidah panjang dan bergetah yangdapat dijulurkan jauh keluar mulut untuk menangkap serangga.


  • Paruh

Elang memiliki paruh yang kuat dengan rahang atas yang melengkung dan ujungnya tajam. Fungsi paruh untuk mencengkeram korbannya.


  • Daun

Tumbuhan insektivora (tumbuhan pemakan serangga), misalnya kantong semar, memiliki daun yang berbentuk piala dengan permukaan dalam yang licin sehingga dapat menggelincirkan serangga yang hinggap. Dengan enzim yang dimiliki tumbuhan insektivora, serangga tersebut akan dilumatkan, sehingga tumbuhan ini memperoleh unsur yang diperlukan.


  • Akar

Akar tumbuhan gurun kuat dan panjang,berfungsi untuk menyerap air yang terdapat jauh di dalam tanah. Sedangkan akar hawa pada tumbuhan bakau untuk bernapas.


2.  Adaptasi fsiologi

Adaptasi fisiologi merupakan penyesuaian fungsi fisiologi tubuh untuk mempertahankan hidupnya. Contohnya adalah sebagai berikut:


  1. Kelenjar bau

Musang dapat mensekresikan bau busukdengan cara menyemprotkan cairan melalui sisi lubang dubur. Sekret tersebut berfungsi untuk menghindarkan diri dari musuhnya.


  1. Kantong tinta

Cumi-cumi dan gurita memiliki kantong tinta yang berisi cairan hitam. Bila musuh datang, tinta disemprotkan ke dalam air sekitarnya sehingga musuh tidak dapat melihat kedudukan cumi-cumi dan gurita.


  1. Mimikri pada kadal

Kulit kadal dapat berubah warna karena pigmen yang dikandungnya. Perubahan warna ini dipengaruhi oleh faktor dalam berupa hormon dan faktor luar berupa suhu serta keadaan sekitarnya.


3.  Adaptasi tingkah laku

Adaptasi tingkah laku merupakan adaptasi yang didasarkan pada tingkah laku. Contohnya sebagai berikut :


  • Pura-pura tidur atau mati

Beberapa hewan berpura-pura tidur atau mati, misalnya tupai Virginia. Hewan ini sering berbaring tidak berdaya dengan mata tertutup bila didekati seekor anjing.


  • Migrasi

Ikan salem raja di Amerika Utara melakukan migrasi untuk mencari tempat yang sesuai untuk bertelur. Ikan ini hidup di laut. Setiap tahun, ikan salem dewasa yang berumur empat sampai tujuh tahun berkumpul di teluk disepanjang.


Pantai Barat Amerika Utara untuk menuju ke sungai. Saat di sungai, ikan salem jantan mengeluarkan sperma di atas telur-telur ikan betinanya. Setelah itu ikan dewasa biasanya mati. Telur yang telah menetas untuk sementara tinggal di air tawar. Setelah menjadi lebih besar mereka bergerak ke bagian hilir dan akhirnya ke laut.


b.  Populasi

Kumpulan individu sejenis yang hidup padasuatu daerah dan waktu tertentu disebut populasi. Misalnya, populasi pohon kelapa dikelurahan Tegakan pada tahun 1989 berjumlah 2552 batang. Ukuran populasi berubah sepanjang waktu. Perubahan ukuran dalam populasi ini disebut dinamika populasi. Perubahan ini dapat dihitung dengan menggunakan rumus perubahan jumlah dibagi waktu.


Hasilnya adalah kecepatan perubahan dalam populasi. Misalnya, tahun 1980 populasi Pinus di Tawangmangu ada 700 batang. Kemudian pada tahun 1990 dihitung lagi ada 500 batang pohon Pinus. Dari fakta tersebut kita lihat bahwa selama 10 tahun terjadi pengurangan pohon pinus sebanyak 200 batang pohon. Untuk mengetahui kecepatan perubahan maka kita membagi jumlah batang pohon yangberkurang dengan lamanya waktu perubahan terjadi :


700 – 500   = 200 batang 1990-1980 10

tahun

= 20 batang/tahun


Dari rumus hitungan di atas kita dapatkan kesimpulan bahwa rata-rata berkurangnya pohon tiap tahun adalah 20 batang. Akan tetapi, perlu diingat bahwa penyebab kecepatan rata-rata dinamika populasi ada berbagai hal. Dari alam mungkin disebabkan oleh bencana alam, kebakaran, serangan penyakit, sedangkan dari manusia misalnya karena tebang pilih.


Namun, pada dasarnya populasi mempunyai karakteristik yang khas untuk kelompoknya yang tidak dimiliki oleh masing-masing individu anggotanya. Karakteristik iniantara lain : kepadatan (densitas), laju kelahiran (natalitas), laju kematian (mortalitas), potensi biotik, penyebaran umur, dan bentuk pertumbuhan. Natalitas danmortalitas merupakan penentu utama pertumbuhan populasi.


Dinamika populasi dapat juga disebabkan imigrasi dan emigrasi. Hal ini khusus untuk organisme yang dapat bergerak, misalnyahewan dan manusia. Imigrasi adalahperpindahan satu atau lebih organisme kedaerah lain atau peristiwa didatanginya suatu daerah oleh satu atau lebih organisme; didaerah yang didatangi sudah terdapat kelompok dari jenisnya. Imigrasi ini akan meningkatkan populasi.


Emigrasi adalah peristiwa ditinggalkannya suatu daerah oleh satu atau lebih organisme, sehingga populasi akan menurun. Secara garis besar, imigrasi dan natalitas akan meningkatkan jumlah populasi, sedangkan mortalitas dan emigrasi akan menurunkan jumlah populasi. Populasi hewan atau tumbuhan dapat berubah, namun perubahan tidak selalu menyolok. Pertambahan atau penurunan populasi dapat menyolok bila ada gangguan drastis dari lingkungannya, misalnya adanya penyakit, bencana alam, dan wabah hama.


c. Komunitas

Komunitas ialah kumpulan dari berbagai populasi yang hidup pada suatu waktu dan daerah tertentu yang saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain. Komunitas memiliki derajat keterpaduan yang lebih kompleks bila dibandingkan dengan individu dan populasi.Dalam komunitas, semua organisme merupakan bagian dari komunitas dan antara komponennya saling berhubungan  melalui keragaman interaksinya.


d. Ekosistem

Antara komunitas dan lingkungannya selalu terjadi interaksi. Interaksi ini menciptakan kesatuan ekologi yang disebut ekosistem. Ekosistem adalah suatu kesatuan dinamis yang terdiri dari berbagai spesies makhluk hidup yang berinteraksi dengan lingkungannya, baik lingkungan biotik maupun abiotik (materi dan energi).memiliki komponen dan menjalankan fungsi/ proses tertentu yang saling berkaitan dan bergantung satu dengan yang lainnya.


Komponen penyusun ekosistem terdiri atas dua macam, yaitu komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik adalah komponen yang terdiri atas makhluk hidup,sedangkan komponen abiotik adalah komponen yang terdiri atas benda mati. Seluruhkomponen biotik dalam suatu ekosistem membentuk komunitas. Dengan demikian,ekosistem dapat diartikan sebagai kesatuan antara komunitas dengan lingkunagn abiotiknya.


Komponen Biotik

Meliputi semua faktor hidup yaitu; kelompok organisme produsen, konsumen dan pengurai.Lebih jelasnya berdasarkan caranya memperoleh makanan di dalam ekosistem, organisme anggota komponen biotik dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:


  • Produsen

Produsen, yang berarti penghasil. Dalam hal ini, produsen berarti organisme yang mampu menghasilkan zat makanan sendiri. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah tumbuha hijau atau tumbuhan yang mempunyai klorofil.Di dalam ekosistem perairan, komponen biotik yang berfungsi sebagai produsen adalah berbagai jenis alga dan fitoplankton.


Produsen merupakan organisme autotrof yang mampu menghasilkan zat organik pembentuk tubuhnya dari zat-zat anorganik seperti air . dan mineral, yang termasuk ke dalam kelompok produsen ini ailah semua tumbuhan hijau yang dapat melakukan proses fotosintesis dan berkemampuan untuk menghasilkan karbohidrat. Karbohidrat merupakan zat pembentuk dasar dari berbagai zat makanan, seperti protein dan lemak yang terbentuk sebagai hasil kombinasi dengan nutrisi lainnya seperti nitrat, fosfor dan potasium.


  • Konsumen

Konsumen, yang    berarti    pemakai,    yaitu    organisme    yang    tidak    dapat    menghasilkan    zat   makanan   sendiri   tetapi   menggunakan   zat   makanan   yang    dibuat    oleh    organisme    Organisme yang secara langsung mengambil zat makanan dari tumbuhan hijau adalah herbivora. Oleh karena itu, herbivora sering disebut konsumen tingkat pertama. Karnivora yang mendapatkan makanan dengan memangsa herbivora disebut konsumen tingkat kedua.


Karnivora yang memangsa konsumen tingkat kedua disebut konsumen tingkatketiga dan seterusnya. Konsumen, merupakan organisme heterotrof yang menggunakan zat organik yang berasal dari hasil produksai produsen, kemudian organisme heterotrof ini yang terdiri dari kelompok hewan terdiri dari beberapa tingkat yaitu:


1) konsumen primer berupa hewan herbivora (hewan pemakan tumbuhan secara langsung), 2) konsumen sekunder (kedua) berupa kelompok hewan pemakan herbivora, 3) konsumen tersier (ketiga), berupa kelompok hewan karnivora dan pemakan karnivora lainnya. Kelompok konsumen ini mengubah bahan-bahan materi organik menjadi materi penyusun tubuhnya.


  • Dekomposer atau Pengurai

Dekomposer adalah komponen biotik yang berperan menguraikan bahan organik yang berasal dari organisme yang telah mati ataupun hasil pembuangan sisa pencernaan. Dengan adanya organisme pengurai, unsur hara dalam tanah yang telah diserap oleh tumbuhan akan diganti kembali, yaitu berasal dari hasil penguraian organisme pengurai.


Berbagai jenis tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme merupakan makhluk hidup dan disebut sebagai komponen biotik. Kelompok pengurai ini umumnya terdiri atas kelompok bekteri dan jamur. Suatu ekosistem secara fundamental menunjukkan proses-proses sirkulasi materi, transformasi dan akumulasi energi melalui aktivitas organisme yang melibatkan kegiatan-kegiatan biologi seperti fotosintesis, dekomposisi, respirasi dan predasi,


dengan demikian struktur dan fungsi ekosistem mempunyai kaitan yang erat antara satu dengan lainnya. Pengurai, berupa kelompok organisme heterotrof yang menguraikan produsen dan konsumen yang telah mati, sehingga materi organik yang kompleks dapat diubah menjadi materi yang lebih sederhana dan akhirnya menjadi mineral-mineral yang dapat dimanfaatkan kembali oleh produsen.


Pengertian Abiotik

Abiotik (bahasa Inggris: Abiotic) adalah salah satu komponen atau faktor dalam lingkungan. Komponen abiotik adalah segala sesuatu yang tidak bernyawa seperti tanah, udara, air, iklim, kelembaban, cahaya, bunyi. Pengertian komponen abiotik yang tepat adalah komponen lingkungan yang terdiri atas makhluk hidup, komponen lingkungan yang terdiri atas makhluk tak hidup, komponen lingkungan yang terdiri atas manusia dan tumbuhan, serta komponen lingkungan yang terdiri atas makhluk hidup dan mkhluk tak hidup.


Ciri-Ciri Abiotik

Berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri abiotik, terdiri atas:

  1. Bernapas.
  2. Tumbuh.
  3. Berkembang biak.
  4. Iritabilita.
  5. Makan dan minum.
  6. Melakukan ekskresi.
  7. Beradaptasi dengan lingkungannya.

Faktor-Faktor Abiotik

Faktor abiotik adalah faktor yang berasal dari alam semesta yang tidak hidup, misalnya udara, air, cahaya, dll. Fungsi-fungsi komponen abiotik dalam pemenuhan kebutuhan manusia dan yang dapat mempengaruhi ekosistem antara lain :


  1. Tanah

Seperti yang kita ketahui, tempat dimana manusia tinggal dan berpijak adalah tanah. Manusia dapat beraktifitas, membangun rumah, gedung, bahkan bercocok tanam. Tanah juga ditempati oleh komponen biotik seperti tumbuhan dan hewan yang melakukan aktifitasnya setiap hari.


  1. Suhu Atau Temperatur

Pada umumnya mahkluk hidup rata-rata dapat bertahan hidup hanya pada kisaran suhu 00C–400C. hanya mahkluk hidup tertentu saja yang dapat hidup dibawah 00C atau diatas 400C. hewan berdarah panas mampu hidup pada suhu dibawah titik beku karena memiliki bulu dan memiliki suhu tubuh yang konstan (tetap). Suhu merupakan syarat yang diperlukan organisme untuk hidup.


Temperatur lingkungan adalah ukuran dari intensitas panas dalam unit standar dan biasanya diekspresikan dalam skala derajat celsius. Secara umum, temperatur udara adalah faktor bioklimat tunggal yang penting dalam lingkunan fisik ternak. Supaya ternak dapat hidup nyaman dan proses fisiologi dapat berfungsi normal, dibutuhkan temperatur lingkungan yang sesuai.


Banyak species ternak membutuhkan temperatur nyaman 13 – 18 oC atau Temperature Humidity Index (THI) < 72. Keadaan pergerakan molekul ditentukan oleh temperatur atau suhu. Makin tinggi suhu, maka akan mepercepat proses kehilangan air dari tanaman dan sebaliknya.


Selama musim hujan, rata-rata temperatur udara lebih rendah, sedangkan kelembaban tinggi dibanding pada musim panas. Jumlah dan pola curah hujan adalah faktor penting untuk produksi tanaman dan dapat dimanfaatkan untuk suplai makanan bagi ternak.


Curah hujan bersama temperatur dan kelembaban berhubungan dengan masalah penyakit ternak serta parasit internal dan eksternal. Curah hujan dan angin juga dapat menjadi petunjuk orientasi perkandangan ternak.


  1. Sinar / Cahaya Matahari

Sinar matahari mempengaruhi sistem secara global, karena sinar matahari menentukan suhu. Sinar matahari juga merupakan unsur vital yang dibutuhkan oleh tumbuhan sebagai produsen untuk berfotosintesis.


Radiasi matahari dalam suatu lingkungan berasal dari dua sumber utama:

  • Temperatur matahari yang tinggi.
  • Radiasi termal dari tanah, pohon, awan dan atmosfir.

Petunjuk variasi dan kecepatan radiasi matahari, penting untuk mendesain perkandangan ternak, karena dapat mempengaruhi proses fisiologi ternak. Lingkungan termal adalah ruang empat dimensi yang sesuai ditempati ternak.. Mamalia dapat bertahan hidup dan berkembang pada suatu lingkungan termal yang tidak disukai, tergantung pada kemampuan ternak itu sendiri dalam menggunakan mekanisme fisiologis dan tingkah laku secara efisien untuk mempertahankan keseimbangan panas di antara tubuhnya dan lingkungan.


  1. Air

Sekitar 80-90 % tubuh mahkluk hidup tersusun atas air. Zat ini digunakan sebagai pelarut di dalam sitoplasma, untuk menjaga tekanan osmosis sel, dan mencegah sel dari kekeringan. Air dibutuhkan untuk kelangsungan hidup organisme. Bagi tumbuhan, air diperlukan dalam pertumbuhan, perkecambahan dan penyebaran biji, bagi hewan dan manusia air diperlukan untuk minum dan sarana hidup lain seperti transportasi bagi manusia dan tempat hidup bagi ikan. Bagi unsur abiotik lain misalnya tanah dan batuan, air digunakan sebagai pelarut dan pelapuk.


  1. UDARA

Selain berperan dalam menentukan kelembaban, angin juga berperan sebagai penyebaran biji tumbuhan tertentu. angin diturunkan oleh  pola tekanan yang luas dalam atmosfir yang berhubungan dengan sumber panas  atau daerah panas dan dingin  pada atmosfir. Kecepatan angin  selalu diukur pada ketinggian tempat ternak berada. Hal ini penting karena transfer panas melalui konveksi dan evaporasi di antara ternak dan lingkungannya dipengaruhi oleh kecepatan angin.


Udara di atmosfer tersusun atas nitrogen (N2­­, 78 %), oksigen (O­2, 21 %), karbon dioksida (CO2,0,03 %), dan gas lainnya. Jadi gas nitrogen merupakan penyusun udara terbesar di atmosfer bumi.


  • Nitrogen

Unsur Nitrogen merupakan gas yang diperlukan oleh mahkluk hidup untuk membentuk protein, dan persenyawaan lainnya. Tumbuhan, hewan, dan manusia tidak mampu memamfaatkan nitrogen yang ada di udara secara langsung. Ada bakteri yang dapat menangkap nitrogen bebas dari udara misalnya, bakteri rhizobium yang hidup bersimbiosis diakar tanaman kacang, atau ganggang biru anabaena yang hidup bersimbiosis dengan azolla (tumbuhan air). Tumbuhan lainnya memperoleh nitrogen dalam bentuk nitrit atau nitrat. Nitrit dan nitrat secara alami terbentuk dari nitrogen diudara yang terkena lecutan petir, secara alami tanah memperoleh nitrit dan nitrat sehingga menjadi subur.


  • Oksigen dan karbon dioksida

Okigen (O­2) merupakan gas pembakar dalam proses pernapasan. Makanan, misalnya karbohidrat yang ada di dalam sel, mengalami pembakaran (oksidasi) guna mendapatkan energi. Oksidasi tersebut sering disebut sebagai pernapasan sel. Dalam pernapasan dihasilkan pula karbondioksida (CO2) dan air (H2O). baik tumbuhan maupun hewan memerlukan oksigen dari udara bebas untuk pernapasannya dlam rangka mendapatkan energi.


  • Angin dan kelembaban

Angin berperan membantu penyerbukan tumbuhan, menyebarkan spora dan biji tumbuhan. Bebrapa serangga hama tumbuhan dapat diterbangkan oleh angin ke tempat lain yang jauh.


Kelembaban berperan menjaga organisme agar tidak kehilangan air karena penguapan. Beberapa mikroorganisme seperti jamur dan bakteri hidup di tempat-tempat yang lembab. Mikroorganisme tersebut tidak dapat hidup ditempat-tempat kering. Kelembaban adalah jumlah uap air dalam udara. Kelembaban udara penting, karena mempengaruhi kecepatan kehilangan panas dari ternak.


Kelembaban dapat menjadi kontrol dari evaporasi kehilangan panas melalui kulit dan saluran pernafasan (Chantalakhana dan Skunmun, 2002). Kelembaban biasanya diekspresikan sebagai kelembaban relatif (Relative Humidity = RH) dalam persentase yaitu ratio dari mol persen fraksi uap air dalam volume udara terhadap mol persen fraksi kejenuhan udara pada temperatur dan tekanan yang sama (Yousef, 1984). Pada saat kelembaban tinggi, evaporasi terjadi secara lambat, kehilangan panas terbatas dan dengan demikian mempengaruhi keseimbangan termal ternak (Chantalakhana dan Skunmun, 2002).


  1. Mineral

Mineral yang diperlukan tumbuhan misalnya belerang (S), fosfat (P), kalium (K), kalsium (Ca), magnesium (Mg), besi (fe), natrium (Na), dan khlor (Cl). Mineral-mineral itu diperoleh tumbuhan dalam bentuk ion-ion yang larut didalam air tanah. Mineral tersebut digunakan untuk berlangsungnya metabolisme tubuh dan untuk penyusun tubuh. Hewan dan manusia pun memerlukan mineral untuk penyusun tubuh dan reaksi-reaksi metabolismenya. Selain itu, mineral juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam basa dan mengatur fungsi fsikologi (faal) tubuh.


  1. Keasaman [PH]

Keasaman juga berpengaruh terhadap mahkluk hidup. Biasanya mahkluk hidup memerlukan lingkungan yang memiliki PH netral. Mahkluk hidup tidak dapat hidup di lingkungan yang terlalu asam atau basa. Sebagai contoh tanah di Kalimantan yang umumnya bersifat asam memiliki keanekaragaman yang rendah dibandingkan dengan didaerah lain yang tanahnya netral.


Tanah di Kalimantan bersifat asam karena tersusun atas gambut. Oleh karena itu sulit dijadikan areal pertanian jika tidak diolah dan dinetralkan terlebih dahulu. Tanah yang bersifat asam dapat dinetralkan dengan diberikan bubuk kapur. Tanah berhumus seringkali bersifat asam. Tanah berkapur seringkali bersifat basa. Tanah bersifat basa dapat dinetralkan dengan diberi bubuk belerang.


  1. Kadar Garam [Salinitas]

Jika kadar garam tinggi, sel-sel akar tumbuhan akan mati dan akhirnya akan mematikan tumbuhan itu. Didaerah yang berkadar garam tinggi hanya hidup tumbuhan tertentu. Misalnya pohon bakau di pantai yang tahan terhadap lingkungan berkadar garam tinggi.


  1. Topografi

Topografi artinya keadaan naik turunnya permukaan bumi disuatu daerah. Topografi berkaitan dengan kelembaban, cahaya, suhu, serta keadaan tanah disuatu daerah. Interaksi berbagai faktor itu membentuk lingkungan yang khas. Sebagai contoh keanekaragaman hayati di daerah perbukitan berbeda dengan didaerah datar. Organisme yang hidup di daerah berbukit berbeda dengan daerah datar. Topografi juga mempengaruhi penyebaran mahkluk hidup.


  1. Garis Lintang

Garis lintang yang berbeda menunjukan kondisi lingkungan yang berbeda pula. Garis lintang secara tidak langsung menyebabkan perbedaan distribusi organisme dipermukaan bumi. Ada organisme yang mampu hidup pada garis lintang tertentu saja.


Indonesia yang terletak di daerah khatulistiwa dan di antara dua benua, memiliki curah hujan yang cukup tinggi, rata-rata 200-225 cm/tahun. Dengan curah hujan yang tinggi dan merata, cahaya matahari sepanjang tahun, dan suhu yang cukup hangat dengan suhu rata-rata 27 ­­0 C, Indonesia memiliki keaneka ragaman flora dan fauna yang tingggi.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : Ekosistem Darat


Komponen Abiotik

Abiotik merupakan lawan kata dari biotik. Komponen abiotik adalah komponen- komponen yang tidak hidup atau benda mati. Yang termasuk komponen abiotik adalah tanah, batu dan iklim, hujan, suhu, kelembaban, udara, serta matahari.


a. Pencemaran Udara

Pencemaran udara disebabkan oleh asap buangan, misalnya gas CO2 hasil pembakaran, SO, SO2, CFC, CO, dan asap rokok.


1. CO2

Pencemaran udara yang paling menonjol adalah semakin meningkatnya kadar CO2 di udara. Karbon dioksida itu berasal dari pabrik, mesin-mesin yang menggunakan bahan bakar fosil (batubara, minyak bumi), juga dari mobil, kapal, pesawat terbang, dan pembakaran kayu. Meningkatnya kadar CO2 di udara tidak segera diubah menjadi oksigen oleh tumbuhan karena banyak hutan di seluruh dunia yang ditebang. Sebagaimana diuraikan diatas, hal demikian dapat mengakibatkan efek rumah kaca.


2. CO

Di lingkungan rumah dapat pula terjadi pencemaran. Misalnya, menghidupkan mesin mobil di dalam garasi tertutup. Jika proses pembakaran di mesin tidak sempurna, maka proses pembakaran itu menghasilkan gas CO (karbon monoksida) yang keluar memenuhi ruangan. Hal ini dapat membahayakan orang yang ada di garasi tersebut. Selain itu, menghidupkan AC ketika tidur di dalam mobil dalam keadaan tertutup juga berbahaya. Bocoran gas CO dari knalpot akan masuk ke dalam mobil, sehingga dapat menyebabkan kamatian.


3. CFC

Pencemara dara yang berbahaya lainnya adalah gas khloro fluoro karbon (disingkat CFC). Gas CFC digunakan sebagai gas pengembang, karena tidak beraksi, tidak berbau, tidak berasa, dan tidak berbahaya. Gas ini dapat digunakan misalnya untuk mengembangkan busa (busa kursi), untuk AC (freon), pendingin pada almari es, dan penyemprot rambut (hair spray).


Gas CFC yang membumbung tinggi dapat mencapai stratosfer terdapat lapisan gas ozon (O3). Lapisan ozon ini merupakan pelindung bumi dari pengaruh cahaya ultraviolet. Kalau tidakl ada lapisan ozon, radiasi cahaya ultraviolet mencapai permukaan bumi, menyebabkan kematian organisme, tumbuhan menjadi kerdil, menimbulkan mutasi genetik, menyebebkan kanker kulit atau kanker retina mata. Jika gas CFC mencapai ozon, akan terjadi reaksi antara CFC dan ozon, sehingga lapisan ozon tersebut “berlubang” yang disebut sebagai “lubang” ozon.


Menurut pengamatan melalui pesawat luar angkasa, lubang ozon di kutub Selatan semakin lebar. Saat ini luasnya telah melebihi tiga kali luas benua Eropa. Karena itu penggunaan AC harus dibatasi.


4. SO, SO2

Gas belerang oksida (SO, SO2) di udara juga dihasilkan oleh pembakaran fosil (minyak, batubara). Gas tersebut dapat beraksi dengan gas nitrogen oksida dan air hujan, yang menyebabkan air hujan menjadi asam. Maka terjadilah hujan asam.


Hujan asam mengakibatkan tumbuhan dan hewan-hewan tanah mati. Produksi pertanian merosot. Besi dan logam mudah berkarat. Bangunan-bangunan kuno, seperti candi, menjadi cepat aus dan rusak. Demikian pula bangunan gedungdan jembatan.


5. Asap Rokok

Polutan udara yang lain yang berbahaya bagi kesehatan adalah asap rokok. Asap rokok mengandung berbagai bahan pencemar yang dapat menyababkan batuk kronis, kanker patu-paru, mempengaruhi janin dalam kandungan dan berbagai gangguan kesehatan lainnya.


Perokok dapat di bedakan menjadi dua yaitu perokok aktif dan perokok pasif. Perokok aktif adalah mereka yang merokok. Perokok pasif adalah orang yang tidak merokok tetapi menghirup asap rokok di suatu ruangan.


Menurut penelitian, perokok pasif memiliki risiko yang lebih besar di bandingkan perokok aktif. Jadi, merokok di dalam ruangan bersama orang lain yang tidak merokok dapat mengganggu kesehatan orang lain.

Baca Juga Artikel yang Mungkin Berkaitan : Adaptasi Hewan


Akibat yang ditimbulkan oleh pencemaran udara antara lain :

  • Terganggu kesehatan manusia, seperti batuk dan penyakit pernapasan (bronkhitis, emfisema, dan kemungkinan kanker paru-paru.
  • Rusaknya bangunan karena pelapukan, korosi pada logam, dan memudarnya warna
  • Terganggunya oertumbuhan tananam, seperti menguningnya daun atau kerdilnya tanaman akibat konsentrasi SO2 yang tinggi atau gas yang bersifat
  • Adanya peristiwa efek rumah kaca (green house effect) yang dapat menaikkan suhu udara secara global serta dapat mengubah pola iklim bumi dan mencairkan es di kutub. Bila es meleleh maka permukaan laut akan naik sehingga mempengaruhi keseimbangan ekologi
  • Terjadinya hujan asam yang disebabkan oleh pencemaran oksida nitrogen

b. Pencemaran Air

Pencemaran air adalah peristiwa masuknya zat, energi, unsur, atau komponen lainnya kedalam air sehingga menyebabkan kualitas air terganggu. Kualitas air yang terganggu ditandai dengan perubahan bau, rasa, dan warna.


Ditinjau dari asal polutan dan sumber pencemarannya, pencemaran air dapat dibedakan antara lain :


  1. Limbah Pertanian Limbah pertanian dapat mengandung polutan insektisida atau pupuk

Insektisida dapat mematikan biota sungai. Jika biota sungai tidak mati kemudian dimakan hewan atau           manusia orang yang memakannya akan keracunan. Untuk mencegahnya, upayakan agar memilih insektisida yang berspektrum sempit (khusus membunuh hewan sasaran) serta bersifat biodegradabel obet ke sungai. Sedangkan pupuk organik yang larut dalam air dapat menyuburkan lingkungan air (eutrofikasi). Karena air kaya nutrisi, ganggang dan tumbuhan air tumbuh subur (blooming). Hal yang demikian akan mengancam kelestarian bendungan- bemdungan akan cepat dangkal dan biota air akan mati karenanya.


  1. Limbah Rumah Tangga

Limbah rumah tangga yang cair merupakan sumber pencemaran air. Dari limbah rumah tangga cair dapat dijumpai berbagai bahan organik (misal sisa sayur, ikan, nasi, minyak, lemek, air buangan manusia) yang terbawa air got/parit, kemudian ikut aliran Adapula bahan-bahan anorganik seperti plastik, alumunium, dan botol yang hanyut terbawa arus air.


Sampah bertimbun, menyumbat saluran air, dan mengakibatkan banjir. Bahan pencemar lain dari limbah rumah tangga adalah pencemar biologis berupa bibit penyakit, bakteri, dan jamur Bahan organik yang larut dalam air akan mengalami penguraian dan pembusukan. Akibatnya kadar oksigen dalam air turun dratis sehingga biota air akan mati. Jika pencemaran bahan organik meningkat, kita dapat menemui cacing Tubifex berwarna kemerahan bergerombol. Cacing ini merupakan petunjuk biologis (bioindikator) parahnya pencemaran oleh bahan organik dari limbah pemukiman.


Dikota-kota, air got berwarna kehitaman dan mengeluarkan bau yang menyengat. Didalam air got yangdemikian tidak ada organisme hidup kecuali bakteri dan jamur. Dibandingkan dengan limbah industri, limbah rumah tangga di daerah perkotaan di Indonesia mencapai 60% dari seluruh limbah yang ada.


  1. Limbah Industri

Adanya sebagian industri yang membuang limbahnya ke air. Macam polutan yang dihasilkan tergantung pada jenis industri. Mungkin berupa polutan organik (berbau busuk), polutan anorganik (berbuaih, berwarna), atau mungkin berupa polutan yang mengandung asam belerang (berbau busuk), atau berupa suhu (air menjadi panas). Pemerintah menetapkan tata aturan untuk mengendalikan pencemara air oleh limbah industri. Misalnya, limbah industri harus diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke sungai agar tidak terjadi pencemaran.


Dilaut, sering terjadi kebocoran tangker minyak karena bertabrakan dengan kapal lain. Minyak yang ada di dalam kapal tumpah menggenangi lautan dalam jarak ratusan kilometer. Ikan, terumbu karang, burung laut, dan hewan-hewan laut banyak yang mati karenanya. Untuk mengatasinya, polutan dibatasi dengan pipa mengapung agar tidak tersebar, kemudian permukaan polutan ditaburi dengan zat yang dapat menguraikan minyak.


  1. Penangkapan Ikan Menggunakan racun

Sebagia penduduk dan nelayan ada yang menggunakan tuba (racun dari tumbuhan atau potas (racun)untuk menangkap ikan tangkapan, melainkan juga semua biota air.


Racun tersebut tidak hanya hewan-hewan dewasa, tetapi juga hewan-hewan yang masih kecil. Dengan demikian racun yang disebarkan akan memusnahkan jenis makluk hidup yang ada didalamnya.


Kegiatan penangkapan ikan dengan cara tersebut mengakibatkan pencemaran di lingkungan perairan dan menurunkan sumber daya perairan.


Akibat yang dtimbulkan oleh pencemaran air antara lain :

  1. Terganggunya kehidupan organisme air karena berkurangnya kandungan oksigen.
  2. Terjadinya ledakan   populasi   ganggang    dan   tumbuhan   air (eutrofikasi, dan
  3. Pendangkalan Dasar
  4. Punahnya biota air, misalnya ikan, yuyu, udang, dan serangga
  5. Munculnya banjir akibat got tersumbat
  6. Menjalarnya wabah muntaber.

c. Pencemaran tanah

Pencemaran tanah banyak diakibatkan oleh sampah-sampah rumah tangga, pasar, industri, kegiatan pertanian, dan peternakan.


Sampah dapat dihancurkan oleh jasad-jasad renik menjadi mineral, gas, dan air, sehingga terbentuklah humus. Sampah organik itu misalnya dedaunan, jaringan hewan, kertas, dan kulit. Sampah-sampah tersebut tergolong sampah yang mudah terurai. Sedangkan sampah anorganik seperti besi, alumunium, kaca, dan bahan sintetik seperti plastik, sulit atau tidak dapat diuraikan. Bahan pencemar itu akan tetap utuh hingga 300 tahun yang akan datang. Bungkus plastik yang kita buang ke lingkungan akan tetap ada dan mungkin akan ditemukan oleh anak cucu kita setelah ratusan tahun kemudian.


Sebaiknya, sampah yang akan dibuang dipisahkan menjadi dua wadah. Pertama adalah sampah yang terurai, dan dapat dibuang ke tempat pembuangan sampah atau dapat dijadikan kompos. Jika pembuatan kompos dipadukan dengan pemeliharaan cacing tanah, maka akan dapat diperoleh hasil yang baik. cacing tanah dapat dijual untuk pakan ternak, sedangkan tanah kompos dapat dijual untuk pupuk. Proses ini merupakan proses pendaurulangan (recycle). Kedua adalah sampah yang tak terurai, dapat dimanfaatkan ulang (penggunaulangan = reuse). Misalnya, kaleng bekas kue digunakan lagi untuk wadah makanan, botol selai bekas digunakan untuk tempat bumbu dan botol bekas sirup digunakan untuk menyimpan air minum.


Baik pendaurulangan maupun penggunaulangan dapat mencegah terjadinya pencemaran lingkungan. Keuntungannya, beban lingkungan menjadi berkurang. Kita tahu bahwa pencemaran tidak mungkin dihilangkan. Yang dapat kita lakukan adalah mencegah dampak negatifnya atau mengendalikannya.


Selain penggunaulangan dan pendaurulangan, masih ada lagi upaya untuk mencegah pencemaran, yaitu melakukan pengurangan bahan/ penghematan (reduce), dan melakukan pemeliharaan (repair). Di negara maju, slogan-slogan reuse, reduce, dan repair, banyak diedarkan ke masyarakat. Akibat yang ditimbulkan oleh pencemaran tanah antara lain :

  1. Terganggunya kehidupan organisme (terutama mikroorganisme dalam tanah).
  2. Berubahnya sifat kimia atau sifat fisika tanah sehingga tidak baik untuk pertumbuhan tanaman, dan
  3. Mengubah dan mempengaruhi keseimbangan ekologi.

Peralatan Mengamati Gejala Alam Biotik dan Abiotik

Berikut ini beberapa peralatan yang digunakan untuk mengamati gejala alam biotik atau abiotik antara lain sebagai berikut:


  • Teropong/Binokuler

    Dengan menggunakan alat tersebut kita bisa melihat dengan jelas benda-benda yang letaknya jauh. Hal ini sangat berguna ketika mengamati sesuatu yang tidak memungkinkan untuk melakukannya dari dekat, misalnya dengan mengamati burung yang hinggap dipohon, binatang buas, gunung meletus, antena parabola dipuncak menara dan sebagainya.


  • Kamera

    Alat ini berguna untuk mengambil gambar objek-objek yang tidak memungkinkan dibawa ke laboratorium untuk dikaji lebih mendalam atau untuk mengabadikan kegiatan maupun hasil kegiatan yang dilakukan. Seperti untuk mengambil gambar batuan disungai yang besar, pagar berkarat, hewan/tumbuhan langka atau bagian-bagiannya yang ada dikawasan konservasi dan sebagainya.


  • Berbagai alat ukur

    Ketika mengamati objek biotik maupun abiotik maka harus medeskripsikan ukurannya seperti panjang, luas, volume, berat dan sebagainya. Karena itu penggunaan alat ukur yang tepat sangat diperlukan. Contohnya, rol meter sangat cocok untuk mengukur lebar lapangan, penggaris sesuai untuk mengukur panjang buku, sedangkan mengukur diameter sekrup lebih tepat menggunakan jangka sorong atau micrometer. Untuk mengukur volume bisa digunakan labu ukur atau gelas ukur. Untuk mengukur berat digunakan timbangan atau neraca. Untuk mengukur suhu benda maupun lingkungan digunakan termometer, sedangkan untuk mengukur waktu dapat dengan menggunakan alat stopwatch.


  • Lup

    Alat ini merupakan sebuah lensa cembung yang berguna untuk mengamati benda-benda kecil supaya tampak lebih besar, contohnya untuk mengamati permukaan batu apung, lumut kerak, dan sebagainya.


  • Mikroskop

    Alat ini digunakan untuk mengamati benda-benda renik seperti bakteri, irisan penampang melintang daun, permukaan kristal garam dapur dan sebagainya. Untuk menggunakan mikroskop kita dituntut memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup.


  • pH meter

    pH meter merupakan alat untuk mengetahui derajat keasaman suatu objek atau lingkungan disekitar objek.


  • Kompas

    Pada jarum kompas selalu menunjuk ke arah utara-selatan medan magnet bumi, oleh karena itu kompas cukup berguna sebagai penunjuk arah ketika melakukan pengamatan di alam. Selain kompas saat ini tersedia teknologi penentu lokasi yang menggunakan satelit sehingga labih akurat, seperti GPS ( Global Positioning System ) selain tersedia dalam sebuah alat, teknologi GPS juga telah diadopsi dalam Handphone.


  • Barometer dan Altimeter

    Alat ini merupakan untuk mengukur tekanan udara. Biasanya pada barometer sekaligus terdapat altimeter yakni alat untuk menentukan ketinggian tempat dari permukaan air laut. Namun demikian ada pula barometer dan altimeter yang terpisah, barometer dan altimeter terutama berguna ketika melakukan pengamatan objek di alam.


Daftar Pustaka:

  1. Pratiwi, D.A 1998. Buku Penuntun Biologi SMU kelas 1. Jakarta, Erlangga
  2. Retnowati, Pristilla. 1999. Seribu Pena Biologi SMU Jilid I. Jakarta : Erlangga
  3. Syamsuri, Istamar. Biologi 2000 SMU jilid B. Jakarta : Erlangga

Senin, 10 Agustus 2020

PKWU 9 Prinsip Kelistrikan dan Instalasi Listrik (Wawasan Kelistrikan)

 


1. Pengertian

Kelistrikan adalah sifat benda yang muncul dari adanya muatan listrik. Ada dua jenis muatan listrik, yaitu muatan listrik negatif dan positif. Suatu benda bermuatan listrik negatif jika kelebihan elektron, dan bermuatan listrik positif jika kekurangan elektron. Secara alami, muatan listrik positif selalu mengalir dari titik berpotensial tinggi ke titik berpotensial rendah.

2. Jenis dan Manfaat

Arus listrik adalah mengalirnya elektron secara kontinyu pada konduktor akibat perbedaan jumlah elektron pada beberapa lokasi yang jumlah elektronnya tidak sama. Arus listrik dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:

1.  Listrik Arus Searah atau DC (Direct Current) adalah arus listrik yang arahnya tetap.

2.  Listrik Arus Bolak-balik atau AC (Alternating Current) adalah arus yang besar dan arahnya selalu berubah-ubah.

Satuan SI untuk arus listrik adalah Ampere (A). Secara formal satuan Ampere didefinisikan sebagai arus konstan yang bila dipertahankan akan menghasilkan gaya sebesar 2 x 10-7   newton/meter di antara dua penghantar lurus sejajar, dengan luas penampang yang dapat diabaikan, berjarak 1 meter satu sama lain dalam ruang hampa udara.

Pembangkit Listrik

Pembangkit listrik adalah suatu alat yang dapat membangkitkan dan memproduksi tegangan listrik dengan  cara mengubah  suatu  energi tertentu menjadi  energi   listrik. Beberapa   contoh jenis pembangkit tenaga listrik yaitu PLTA, PLTU, PLTG, PLTN,  PLTS, dan lainnya.

•    PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air)

Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) adalah pembangkit yang mengandalkan energi potensial dan kinetik dari air untuk menghasilkan energi listrik. Energi listrik yang dibangkitkan ini biasa disebut sebagai hidroelektrik.

Bentuk utama dari pembangkit listrik jenis ini adalah generator yang dihubungkan ke turbin yang digerakkan oleh tenaga kinetik dari air. Pembangkit listrik yang menggunakan tenaga air dalam bentuk lain seperti tenaga ombak. Hidroelektrisitas adalah sumber energi terbaharui.Contohnya  PLTA  Bakaru  Sulawesi  Selatan,  PLTA  Sigura-gura Sumatera Utara, PLTA Saguling Jawa Barat, dan lain-lain.


PLTA Saguling , Jawa Barat 

    PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap)

Pada PLTU, uap ditampung dan disalurkan untuk memutarkan turbin uap. Energi mekanis dari putaran turbin diubah menjadi energi listrik oleh generator. Contohnya PLTU Semarang Jawa Tengah dan PLTU Suralaya Cilegon banten.

PLTU Paiton, Probolinggo Jawa Timur 

PLTU Suralaya
PLTU Suralaya 



PLTU Cirebon


•    PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir)

Pembangkit listrik ini menggunakan energi uap yang dihasilkan oleh reaktor nuklir untuk memutarkan turbin uap. Dari turbin inilah energi mekanis diubah menjadi energi listrik. Indonesia memiliki PLTN yaitu PLTN Batan terletak di Bandung, Jawa Barat, dan sudah beroperasi selama puluhan tahun..Contoh lainnya PLTN di Jepang dan OBNINKS di Uni Soviet.

PLTN Batan terletak di Bandung

PLTN Fukushima Jepang 

PLTN Sendai di wilayah Kyushu, Jepang (Foto: Reuters)

•    PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga  Batubara)

Pembangkit listrik ini menggunakan bahan bakar fosil berupa batubara yang dibakar untuk mendidikan air agar menghasilkan uap. Uap yang dihasilkan digunakan untuk menggerakan turbin uap atau turbin gas kemudian diubah menjadi energi listrik. Contohnya PLTB Bukit Asam Sumatera Selatan


PLTU Bukit Asam Sumatera Selatan 


•    Pembangkit Listrik Tenaga  Surya  (PLTS)

Pembangkit listrik ini menggunakan cahaya matahari sebagai energi utama. Energi dari cahaya matahari dapat langsung diubah menjadi energi listrik.

•    Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Hembusan angin digunakan untuk memutarkan baling-baling ke- mudian putaran tersebut digunakan untuk memutarkan generator. Dari generator inilah energi mekanik diubah menjadi energi listrik melalui bantuan solarcell agar energi listrik yang dihasilkan dapat digunakan perlu disimpan pada baterai.

DAFTAR PEMBANGKIT LISTRIK DI INDONESIA

Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)

1. PLTA Angkup di Propinsì Nangroe Aceh Darussalam

2. PLTA Cirata di Propinsi Jawa Barat

3. PLTA Garung di Propinsi Jawa Tengah

4. PLTA Karangkates di Propinsi Jawa Timur

5. PLTA Paiton di Propinsi Jawa Timur

6. PLTA Moh. Nor di Propinsi Kalimantan Timur

7. PLTA Sadang di Propinsi Sulawesi Selatan

8. PLTA Sentani di Propinsi Papua

9. PLTA Sigura-gura di Propinsi Sumatera Utara

10. PLTA Tes di Propinsi Bengkulu

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)

1. PLTU Bukit Asam di Propinsi Sumatera Selatan

2. PLTU Belawan di Propinsi Sumatera Utara

3. PLTU Muara Karang di Propinsi DKI Jakarta

4. PLTU Semarang di Propinsi Jawa Tengah

5. PLTU Gresik di Propinsi Jawa Tìmur

Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG)

1. PLTG Alur Canang di Propinsi Jawa Barat

2. PLTG Kamojang di Propinsi Jawa Barat

3. PLTG Dieng di Propinsi Jawa Tengah

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTB)

1. PLTB Kamojang di Provinsi Jawa Barat

2. PLTB Gunung Salak di Provinsi Jawa Barat

Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD)

PLTD Balik Papan di Propinsi Kalimantan Timur

Link Youtube

https://www.youtube.com/watch?v=usyDAuownek

Link Quizziz

https://quizizz.com/join?gc=23708134

PKWU 8 TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (SEJARAH PERKEMBANGAN TIK)

Uraian

 

Pada sub : materi Kegiatan Belajar 1 ini akan diuraikan tentang sejarah perkembangan TIK

  • Sejarah Teknologi Informasi
  • Sejarah Teknologi Komunikasi
  • Sejarah Komputer

Sejarah Teknologi Informasi

Perkembangan peradaban manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian informasi yang selanjutnya dikenal dengan istilah Teknologi Informasi. Mulai dari gambar-gambar yang tak bermakna di dinding-dinding gua, peletakkan tonggak sejarah dalam bentuk prasasti sampai diperkenalkannya dunia arus informasi yang kemudian dikenal dengan nama INTERNET. Informasi yang disampaikan pun berkembang. Dari sekedar menggambarkan keadaan sampai taktik bertempur.

Perlu kita ketahui bahwa pada awal sejarah, manusia bertukar informasi melalui bahasa. Maka bahasa adalah teknologi, bahasa memungkinkan seseorang memahami informasi yang disampaikan oleh orang lain tetapi itu tidak bertahan secara lama karena Setelah ucapan itu selesai, maka informasi yang berada di tangan si penerima itu akan dilupakan dan tidak bisa disimpan lama. Selain itu jangkauan suara juga terbatas.

Setelah itu teknologi penyampaian informasi berkembang melalui gambar. Dengan gambar jangkauan informasi bisa lebih jauh. Gambar ini bisa dibawa-bawa dan disampaikan kepada orang lain. Selain itu informasi yang ada akan bertahan lebih lama. Beberapa gambar peninggalan zaman purba masih ada sampai sekarang sehingga manusia sekarang dapat (mencoba) memahami informasi yang ingin disampaikan pembuatnya.

Dengan ditemukannya alfabet dan angka arabik memudahkan cara penyampaian informasi yang lebih efisien dari cara yang sebelumnya. Suatu gambar yang mewakili suatu peristiwa dibuat dengan kombinasi alfabet, atau dengan penulisan angka. Teknologi dengan alfabet ini memudahkan dalam penulisan informasi itu.

Kemudian, teknologi percetakan memungkinkan pengiriman informasi lebih cepat lagi. Teknologi elektronik seperti radio, televisi, komputer mengakibatkan informasi menjadi lebih cepat tersebar di area yang lebih luas dan lebih lama tersimpan.

Setiap saat manusia perlu melakukan suatu tindakan untuk mencapai suatu tujuan. Tanpa adanya informasi yang dimiliki, manusia tidak akan bisa menentukan sesuatu yang terbaik untuk dilakukannya. Jadi informasi itu adalah kekuatan. Jadi tanpa pengetahuan atau informasi, kita tidak bisa menentukan atau memutuskan hal-hal yang akan kita lakukan. Pengetahuan atau informasi kita peroleh dengan cara mengolah data. Data mengenai dunia luar kita peroleh melalui indra kita. Sebagian data itu sudah ada dan tersimpan dalam ingatan kita, yaitu berupa pengetahuan yang kita peroleh dari pengalaman dan dari proses belajar. Dengan pengetahuan yang kita miliki, kita dapat mengolah data. Data yang sudah kita olah akan menjadi pengetahuan atau informasi yang baru.

Teknologi informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, meliputi memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dengan berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas. Informasi yang dibutuhkan akan relevan, akurat, dan tepat waktu yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis dan pemerintahan yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan.

Informasi adalah hasil dari pengolahan data untuk memperoleh informasi, diperlukan:

  • Data
  • Alat pengolah data
  • Metode pengolah data

Dilihat dari sejarah informasi dan perkembangannya maka sistem informasi juga sangat berpengaruh. Sistem Informasi (SI)  adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi Teknologi Informasi dab Komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis.

Telekomunikasi dan informatika memegang peranan penting sebagai teknologi kunci. Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat, memungkinkan diterapkannya cara-cara yang lebih efisien untuk produksi, distibusi dan konsumsi barang dan jasa. Proses inilah yang membawa manusia ke dalam masyarakat atau ekonomi informasi sering disebut sebagai masyarakat pasca industri.

 



 

Sejarah Perkembangan Teknologi Komunikasi

Kamu tentu pernah mendengar dan tahu bahwa sebelum adanya alat Informasi dan komunikasi canggih tentunya terlebih dahulu kita mengetahui adanya alat Informasi dan komunikasi dasar yang sangat sederhana. Kira-kira apa yang ada dibenak kalian alat  sederhana  yang ada dizaman prasejarah, sejarah hingga alat teknologi modern, kalau gitu yuk kita cari tahu bareng-bareng supaya kalian paham…..

Manusia adalah makhluk sosial, dan tentunya manusia tidak hidup seorang diri. Oleh karena itu dalam kehidupannya, manusia membutuhkan komunikasi antar sesamanya demi terciptanya kehidupan yang diinginkan. Maka, mulailah manusia menciptakan suatu sistem dan alat untuk melakukan komunikasi tersebut. Mengingat pentingnya sistem dan alat tersebut, maka manusia melakukan pengembangan teknogi informasi ini dari waktu ke waktu. Mulai dari memahat dinding gua, isyarat tangan, isyarat asap, isyarat bunyi, huruf, kata, kalimat, telepon, hingga internet yang saat ini merupakan kebutuhan bagi kebanyakan manusia. Perkembangan peradaban manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian informasi. Informasi yang disampaikan pun berkembang. Teknologi informasi dan komunikasi sudah dimulai sejak zaman pra sejarah. Bentuk awal komunikasi pada saat itu hanya berkisar pada suara dengusan dan isyarat tangan. Kemudian diciptakan alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat pada zaman berikutnya. Kemudian manusia mulai menciptakan alat-alat mekanik untuk proses perhitungan, dan tidak sampai disitu penelitan terus dilakukan untuk menemukan alat-alat yang mampu memudahkan hidup manusia. Berikut ini marilah kita lihat perjalanan periode dari waktu ke waktu…

  1.  Periode Masa Prasejarah ….s.d. 3000 SM

Pada masa pra sejarah ini, manusia berkomunikasi dengan menggambarkan informasi pada dinding-dinding gua tentang berburu dan binatang buruannya. Manusia mulai mengenal berbagai benda yang ada disekitarnya dan melukiskan benda tersebut pada dinding-dinding gua untuk mewakilinya. Kemampuan bahasa mereka saat itupun hanya terbatas pada dengusan, bahasa isyarat dan gerakan tangan. Perkembangan selanjutnya adalah diciptakan dan digunakannya alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang, terompet yang terbuat dari tanduk binatang, isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya. Sekarang kalian bisa membayangkan betapa sulitnya dahulu orang ingin berkomunikasi saja sulit…itu dulu….

 

  1.  Masa Sejarah (3000 SM s.d. 1400 M)

Alat-alat TIK masa sejarah yaitu diantaranya:

 

 

Kamu bisa lihat gambar tersebut, pada periode sampai tahun 3000 SM, cara berkomunikasi manusia masih terbatas pada pengenalan bentuk-bentuk yang mereka  temukan. Mereka menggambarkan informasi pada dinding-dinding gua tentang berburu dan binatang buruannya. Manusia mulai mengenal berbagai benda yang ada disekitarnya dan melukiskan benda tersebut pada dinding-dinding gua untuk mewakilinya.

 

Periode 3000 SM

 

 

Bangsa Sumeria untuk pertama kalinya menggunakan tulisan untuk berkomunikasi. Tulisan yang digunakan masih berupa symbol-simbol yang dibentuk dari piktograf sebagai huruf.

 

Periode 2900 SM

 

 

Pada periode ini bangsa Mesir Kuno telah menggunakan huruf Hieroglif untuk berkomunikasi. Huruf hieroglif lebih maju dibandingkan tulisan bangsa Sumeria. Sistem menulis telah digunakan oleh Dinasti Shang di China yang memerintah pada tahun 1570-1045 SM.

 

Periode 500 SM

Bangsa Mesir Kuno sudah menggunakan serat papyrus sebagai kertas pada tahun 500 SM, dan sebagai alat komunikasi. Pohon papyrus banyak terdapat  di  sepanjang sungai Nil.

 

Periode 105 M

 

Pada periode masa tahun ini bangsa Cina menemukan kertas yang terbuat dari serat bambu yang sudah dihaluskan dan diratakan kemudian dikeringkan. Dengan penemuan ini  memungkinkan system pencetakan yang dilakukan dengan menggunakan blok kayu yang ditoreh dan dilumuri tinta atau yang sekarang lebih dikenal dengan system cap. Orang yang pertama kali menemukan kertas adalah Tsai Lun.

 

  1. Masa Modern

Pada masa modern ini alat komunikasi sudah banyak mengalami kemajuan, baik dari  segi bentuk dan fungsinya.

Koran

Apa itu Koran? Kegiatan sehari-hari belumlah lengkap kalau kita belum membaca Koran. Koran atau surat  kabar merupakan suatu penerbitan yang ringan dan mudah dibuang, biasanya dicetak pada kertas berbiaya rendah yang disebut kertas koran, yang berisi berita-berita terkini dalam berbagai topik. Topiknya bisa berupa kejadian politik, olah raga, tajuk rencana,  berita artis, harga barang, cuaca. Surat kabar biasanya juga berisi kartun, teka-teki silang (TTS), dan hiburan lainnya Koran pertama di dunia mulai beredar di Eropa meski belum terbit secara harian pada tahun 1450 M

Telegraf

 

 

Samuel Finley Breese Morse (1791-1872) seorang peneliti berkebangsaan Amerika, beliau adalah orang yang pertama kali menemukan telegraf bersamaan dengan seorang fisikawan asal Inggris yaitu Sir William F. CookeTelegraf kemudian menjadi alat komunikasi yang penting pada pertengahan tahun 1800an sampai dengan pertengahan tahun 1900an. Morse menggunakan kode-kode sederhana untuk mewakili pesan-pesan yang ingin dikirimkan dengan menggunakan pulsa listrik melalui kabel tunggal.

 

      Telepon

               

 

Apakah telepon itu? Apakah kamu sering menggunakannya? Ya telepon merupakan alat telekomunikasi yang dapat mengirimkan pembicaraan melalui sinyal listrik. Dengan menggunakannya kita bisa berkomunikasi secara lisan dengan seseorang yang berjarak jauh. Telepon pertama kali diciptakan oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1876. Alat ini merupakan sarana komunikasi yang praktis, maka tidaklah mengherankan apabila telepon berkembang pesat.       

 

Mesin tik modern

     

 

 

 

Henry Mill dari Inggris menciptakan mesin ketik modern pada tahun 1714 M

 

Radio

 

 

             Perkembangan radio membuat terjadinya revolusi dalam bidang komunikasi. Radio ditemukan oleh Guglielmo Marconi setelah berhasil menggabungkan ide dari para peneliti sebelumnya.

 

            Televisi

 

 

 

Semua sudah pasti tahu dan mengenal televise. Siapa yang belum tahu apa itu televise? Media komunikasi yang satu ini merupakan media  komunikasi yang sangat populer. Hampir seluruh rumah tangga di dunia ini mempunyai sebuah atau lebih televisi. Tetapi, apakah televisi itu? Televisi atau yang biasa kita sebut sebagai TV merupakan sebuah alat penangkap siaran bergambar. Televisi berasal dari kata tele yang berarti jauh dan vision yang berarti tampak. Jadi, televisi berarti melihat dari jarak jauh.

Penemuan televisi telah mengubah peradaban dunia. Hal ini karena televisi telah memberikan begitu banyak informasi kepada kita. Beragam stasiun televisi yang ada saat ini dengan aneka program siarannya yang disajikan, telah menjadikan televisi sebagai sumber segala informasi, berita, dan juga hiburan.

Televisi diciptakan berawal dari ditemukannya cakram metal (logam) kecil yang berputai dan memiliki banyak lubang oleh Paul Nipkow pada tahun 1883. Seiring dengan perkembangar teknologi, televisi pun mengalami perkembangan yang sangat cepat. Jika dulu kita hanya bisa menikmati televisi hitam-putih, maka sekarang kita bisa menikmati televisi berwarna. Layar televisi pun telah mengalami perubahan dari televisi layar cembung ke televisi layar datar.

 

 

Sejarah Komputer

Kalian tahu betapa pentingnya arti sejarah? Sejarah yang akan kita bahas adalah sejarah komputer. Teknologi informasi mencakup pemrosesan, pendistribusian, dan pengolahan data menjadi informasi dengan menggunakan peralatan komunikasi dan komputer. Yuk kita pelajari bersama....

Sedikit yang perlu kalian ketahui yaitu asal mula kata komputer dalam bahasa Latin yaitu Computare sedangkan komputer dalam bahasa Inggris yaitu To Compute, kedua kata ini mengandung arti yaitu menghitung. Sebelum terbentuknya komputer maka alat yang pertama kita pahami adalah :

 

              1.  Alat Hitung Tradisional

           Bermula dari alat hitung sederhana yaitu dengan ditemukan alat hitung yang dinamakan abacus. Alat hitung ini adalah cikal bakal dari komputer. Alat  hitung  kuno telah digunakan oleh bangsa Romawi Kuno dan Yunani Kuno. Sebagai alat hitung, Abacus dapat digunakan untuk melakukan perhitungan-hitungan yang umum dilakukan sehari-hari, seperti penambahan, pengurangan, perkalian, pembagian, perhitungan pangkat dua, dan akar pangkat dua.

 

 

 

Alat hitung kalkulator otomotis pertama ditemukan oleh seorang matematikawan, ilmuwan, dan filsuf Perancis yaitu Blaise Pascal pada tahun 1642. Kaltulator tersebut dapat melakukan penjumlahan dan pengurangan dengan cara menggunakan seperangkat roda gigi yang saling berhubungan.

 

 

Yang berikutnya yaitu:

 

2. Awal Komputer

Pada awal tahun 1670-an, seorang matematikawan Jerman, Gottfried Wilhelm Leibniz, mengembangkan kalkulator yang dibuat oleh Pascal. Leibniz menambahkan pengaturan roda-roda gigi yang memungkinkan kalkulator melakukan perhitungan perkalian dan pembagian. Leibniz juga menambahkan sistem bilangan binner (binary numeration), yaitu sebuah sistem perhitungan yang lebih mudah ditangani mesin dibandingkan sistem desimal.

Sistem bilangan biner kemudian dikembangkan lebih jauh. George Boole, seorang matematikawan Inggris yang telah mengembangkan konstribusi penting dalam pengembangan matematika biner. Boole ini adalah orang yang telah menggunakan sistem bilangan biner untuk menemukan tipe baru dari matematika yang saat ini dikenal dengan Aljabar Boolean dan Logika Boolean.

Charles Babbage adalah seorang matematikawan Inggris yang telah mengembangkan sebuah komputer mekanik pada tahun 1820-an. Charles Babbage memiliki julukan sebagai bapak komputer. Pada tahun 1842, Babbage berhasil membuat komputer mekanik versi pertama yang disebut dengan difference engine. Versi terakhir dari komputer mekanik disebut mesin penganalisa(analytical engine). Mesin pengalisa Babbage merupakan mesin pertama yang dapat diprogram.

 

 

Herman Hollerith, menemukan sistem kartu berlubang (punched card system) ternasuk alat pelubangnya. Sistem kartu berlubang ini digunakan untuk sistem tabulasi hasil sensus yang dilakukan di Amerika Serikat.

Pada tahun 1937-1939, John Vincent Atanasoff, seorang fisikawan Amerika di Iowa State College, dibantu asistennya Clifford Berry mencoba membuat komputer listrik dengan menerapkan aljabar Boolean pada sirkuit listrik.

 

Perkembangan komputer terbagi menjadi 5 generasi, yaitu sebagai berikut.

Pada tahun 1937-1939, John Vincent Atanasoff, seorang fisikawan Amerika di Iowa State College, dibantu asistennya Clifford Berry mencoba membuat komputer listrik dengan menerapkan aljabar Boolean pada sirkuit listrik.

 

a. Komputer Generasi Pertama (1940 s.d. 1959)

Komputer generasi pertama ini mempunyai ciri menggunakan tabung vakum untuk memproses dan menyimpan data, cepat panas dan mudah terbakar, oleh karena itu beribu-ribu tabung vakum diperlukan untuk menjalankan operasi keseluruhan komputer, dan juga memerlukan daya yang sangat besar. Komputer generasi pertama ini 100% elektronik. Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode-biner yang berbeda yang disebut “bahasa mesin” (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya.

 

        Ciri-ciri komputer generasi pertama adalah:

  • Program dibuat dalam bahasa mesin,
  • Menggunakan konsep storage Program,
  • Komponen yang digunakan adalah tabung hampa udara,
  • Ukuran fisiknya besar sehingga membutuhkan daya listrik yang besar, serta
  • Dapat disimpan pada magnetic tape dan magnetig disk.

Contohnya, komputer IBM 701 yang dibuat tahun 1953 merupakan komputer komersial berukuran besar, sedangkan IBM 705 yang dibuat tahun 1959 digunakan dalam industri.

 

  1. Komputer Generasi Kedua (1959 s.d. 1965)

Pada komputer generasi kedua ini yaitu pada tahun 1948, penemuan transistor sangat mempengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis. Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom.

Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatansingkatan untuk menggantikan kode biner. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen- komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini seperti: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program. Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah IBM 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri.

Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer.

 

Ciri-ciri komputer generasi kedua antara lain:

  • Kapasitas memori utama cukup besar,
  •  Komponen yang digunakan adalah transistor yang jauh lebih kecil dibandingkan tabung hampa   udara,
  • Menggunakan magnetic tape dan magnetic disk yang berbentuk removable disk,
  •  Mempunyai kemampuan proses real-time dan time sharing,
  • Proses operasinya lebih cepat,
  • Orientasinya pada aplikasi bisnis dan teknik.

Contohnya, komputer PDP-5 dan PDP-8 yang dibuat tahun 1963 merupakan komputer mini komersial yang pertama. Selain itu, terdapat komputer IBM 7070, IBM 1400, NCR 300, dan sebagainya.

 

  1. Komputer Generasi Ketiga (1965 s.d. 1970)

Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan system operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.

 

       Ciri-ciri komputer generasi ketiga antara lain:

  • Komponen yang dipakai adalah IV (Integrated Circuits) yang terdiri atas ratusan atau ribuan transistor berbentu hybrid integrated circuits dan monolithic integrated circuits,
  • Proses operasinya jauh lebih cepat dan lebih tepat, kapasitas memori komputer jauh lebih besar,
  • Ukuran fisik jauh lebih kecil sehingga penggunaan listrik lebih hemat,
  • Menggunakan magnetic disk yang sifatnya random access,
  • Dapat melakukan multiprocessing dan multiProgramming,
  •  Alat input-output mengalami pengembangan dengan menggunakan visual display terminal, serta
  • Dapat melakukan komunikasi data dari satu komputer dengan komputer lainnya.

           Contohnya, komputer IBM S/30. NOVA, CDC 3000, PDP-11, dan lain sebagainya.

 

  1.  Komputer Generasi Keempat (sejak tahun 1970)

    Komputer generasi keempat ini sudah mengalami berbagai macam bentuk dan sudah sejak tahun 1970, dunia komputer mengalami dua perkembangan penting, yaitu:

  • Penggunaan LSI (Large Scale Integration) yang disebut juga sebagai Bipolar Large Scale Integration, serta
  • Menggunakan mikroprosesor dan semi konductor yang berbentu chip untuk memori komputer

Contohnya, komputer IBM 370 menggunakan Intel 4004 mikroprosesor yang dikembangkan pertama kali pada tahun 1971 oleh perusahaan Intel Corporation dengan menggunakan chip mikroprocessorPersonal computer(PC) mulai berkembang sejak tahun 1977, misalnya komputer Apple II dan komputer dekstop oleh Xerox Corporation. Pada tahun 1981, komputer mulai banyak menggunakan sistem Window dan mouse.

 

  1. Komputer Generasi Kelima

Setelah mengalami berbagai kemajuan maka muncullah Komputer generasi kelima yang kini sedang dalam pengembangan. Komponen yang dipakai adalah VLSI (Very Large Scale Integration). Saat ini sedang dikembangkan oleh Josephson Function yang diramalkan dapat menggantikan keberadaan chip. Negara yang mempelopori perkembangan komputer generasi kelima ini adalah Jepang. Kemungkinan pengembangan komputer lainnya ialah kemampuan komputer memecahkan masalah sendiri dengan bantuan AI (Artificial Intellegence). Hal ini dapat diterapkan untuk mengoperasikan robot.


Link Youtube

https://www.youtube.com/watch?v=HG3CqHvmGY8


Link Quizziz

https://quizizz.com/join?gc=17834470

Pengertian dan Jenis-Jenis Satwa Harapan

A. Pengertian Satwa Harapan  merupakan semua jenis hewan yang bisa menghasilkan bahan baku atau jasa, dan bermanfaat dari segi ekonomis maup...